Postingan

hephaestus

berakhir di suatu masa dikala bayangmu tak lagi merekat menusuk tak karuan dalam liang keheningan terkubur dalam kemelut bila rindu menjamahmu ... berlalu dalam kenang Kau merecoki busuknya cinta yang berbau hanguskan penciuman tak tahu malu mengurung rasa bermula menyisakan pedih jasad tak lagi sempurna layaknya hephaestus dikala zeus murka terbuang dalam selongsong bumi tak tentu arah makassar 040111 trisuharman

dialah ibuku

kutatap wajahnya yang kini digerogoti usia.. semakin dalam... semakin dalam.. kutemukan keteduhan.. dialah ibuku.. yang memakai mukenah di ruang tamu.. di saat aku pulang menantang malam.. dialah ibuku.. yang selalu tersenyum.. hangat menyapa sambil membuka pintu rumah dialah ibuku yang membangunkan aku di saat matahari menertawai tidur pagiku dialah ibuku yang menyiapkan sarapan enak di saat aku hendak beranjak kerja Ibu........ aku tahu kamu lelah meski tak pernah kau mengucapkan itu Ibu.. terimakasihku terdalam untukmu... makassar 010111 trisuharman

Pelacur Rendahan!

Selayaknya aku malu menjadi penyaring sepimu.. Hanya kau cari di saat senyap mencabikmu Dan tiada berarti bila kebahagiaan menyelimutimu.. Seharusnya aku malu hadir dalam gelapmu Seperti gundik pengecut di balik gulitamu Dan takut diperkosa oleh pasak cahayamu Seharusnya kau malu pada dirimu,. Yang tak puas dengan hidupmu Dan mencariku.. Sekedar menyulapku jadi pelacur kehidupan... Pelacur rendahan...!!! 281210 trisuharman

Menyemai Hati

sebakul hati telah kucuri lalu kutanam di ladang samping rumahku setiap pagi.. kusempatkan waktu menyiramnya memupuk dengan kasih dan sayang aku berharap benih hati ku tumbuh melahirkan buah hati tak bernoda.. hati yang penuh kejujuran.. hati yang penuh cinta sebab aku ingin mengganti hatiku, hatimu, hati mereka.. 261210 Trisuharman

Dalam Pelarian

Guratan pedih dibalik goresan penamu... Buatku tercabik menguras tangis yang tak perlu Arti setitik ucapmu Pasrahkan aku dijambak getir dicumbu pilu Tak kusangka.. Alur hikayatmu patah tak puncak bahagia.. Walau terkadang aku mengharapkan itu Harap yang timbul seketika Menggunung di selah keterasingan.. Lalu pecah dalam pelarian karena ulahmu.. Aku memang kejam... Setajam belati yang kau tancapkan padaku tempo dulu.. Walau aku tak mungkin mati, karena aku adalah belati... 19052010 trie suharman

Masih Tentang Matahari...

Aku tahu kamu tak suka padaku.. Aku tahu kamu tak menginginkanku.. Tapi tolonglah... Sinari jazadku kali ini.. Aku takut dijilati ulat-ulat kematian Membusuk menjadi abu tanpa hangatmu.. Apakah kamu tak kasihan padaku? Mentari... Di pagi buta aku menantimu.. Berharap sinar manismu silaukan mataku.. Seperti dahulu.. Ketika kau membelai rambutku.. Mengelus jiwaku.. Aku ingin kau segera memuncak Bermahkota diatas langit jinggaku.. Berpijar mengikuti aroma nafasku.. Mentari.. Jika kau risau dengan waktu Cobalah bersandar dipundakku.. Aku akan mengajakmu mendongeng.. Menerawang roman dewa-dewa yang mengatur porosmu.. Biar kau tertidur Melupakan kaki langit yang tak sabar menjamahmu.. Oohh Mentari... Aku tahu membenam di samudera adalah impianmu Pelukan malam cukup bermakna untukmu.. Tetapi tidakkah kau peduli padaku? Jika memang sudah kodratmu.. Biarlah aku pasrah hanya memandangmu di pagi buta Dan meratapimu dikecup samudera Walau sebenarnya.. Aku sangat cemburu... TRI SUHARMAN 22062010

surat untuk bekas pacarku...

Maaf aku datang lagi.. Kali ini aku tak sekedar menyapa hatimu Aku juga memikul beribu harap untukmu Jangan sangka kumembual Jangan pula menganggapku dusta Pastikanlah kehadiranku tak seadanya.. Memang aku pendosa.. Begitu tega membuat hatimu berdarah darah Namun aku disiksa sesal Nyaris terbunuh dirajam rasa bersalah Sempat aku ingin segera lenyap Berupaya menjauhi bayang-bayangmu Tapi aku tak mampu memupusmu dari benakku.. Sebab sombongku luruh akan pesonamu Kini aku menyerah.. Jera mengulang dosa.. Bersama secarik bahagia.. Kutawarkan cinta untukmu 13062010 trisuharman