Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2010

Ranjang Penanti

Gambar
Datanglah padaku lagi Seperti kemarin..seperti dahulu.. Kangen aku akan bisikmu.. Riuh menabuh gendang telingaku Tolong dekap aku lagi.. Sentuh ragaku dengan aroma peluhmu Susupi darahku.. Bunuh selaput nikotin dan sisa alkohol yang menyumbat hidupku.. Jadilah nutrisi untuk perbaiki stimulasi otakku.. Karena aku lelah dengan ancaman kematian.. Ingin kembali menikmati kelakar dalam cakrawala jiwaku Datanglah. .. Sekarang aku menunggu.. Selayaknya esok dan nanti.. Tak sabar menyusun cinta yang dahulu kau runtuh... Di ranjang itu... t.r.i.s.u.h.a.r.m.a.n makassar 280310 sumber foto : http://stat.ks.kidsklik.com

Pojok Gelisah

Gambar
Sepertinya kau menyayat lamunan Menapaki kisah indah masa lalu Menerawang elok hidup yang menagih rindu Kemudian tersentak dalam heningnya duka .. Getir.. Dibalik perih, dijamah kebosanan Seketika tak sadar.. Kelopak tubuhmu berlumur darah tak kunjung reda.. Merintih air mata yang kau sulap bahagia Dan akhirnya menepi diantara kedongkolan mereka Memacu pasang surut gelombang benakmu Kemudian bertanya.. Apakah keindahan yang dulu bisa kurengkuh? Sudikah kenikmatan itu kembali meniru..? Kau pun terbang dalam senyum sekejap Menanti kebebasan dibalik tembok gulita Dan menggelinjang diantara keterpurukan... TRI SUHARMAN 240310 illust : http://2.bp.blogspot.com/

Matamu......

Gambar
Adalah matamu...... Menyilet sekejap jiwa yang hitam Mengiris kerinduan, menepis perih Seperti pandangmu... Kalap menelanjangi Sanksi tragis yang menyetubuhi Mungkin lirikmu.. Menyulam kebencian Menebar kebahagiaan yang mengancam Karena tatapmu.... Menyogok pucuk keheningan Memerkosa kenyataan trisuharman 200310 sumber foto : http://mooel.blog.friendster.com/

Sapaan Hidung Belang

Gambar
Hei kau yang berdiri di ujung jalan.. Berhentilah memandangku tajam.. Tatapanmu yang binal tak mungkin menembus egoku.. Sebab kau tak lagi muda Hei kau yang termangu di persimpangan Usahlah senyum padaku Rayuanmu takkan mempan membuai kesepianku Sebab bulir kenikmatanmu tak lagi indah bagiku Hei kau yang terperangkap dibawah lampu remang Purnama yang mengukir cinta tertunduk malu melihatmu.. Nyanyian binatang malam bersahutan memakimu.. Sebab dandanan menormu tak mampu menutupi kulit usang itu Hei kau yang tak peduli dengan angin malam Masih pantaskah bila menjemputmu.. ? Bersamaku menunggangi kuda troya kebanggaanku.. ? Sebab aku tak tahan dengan pedihanmu Sembari berharap akhiri petualanganku.. veteranutara makassar 280210 ilust : http://flppakistan.files.wordpress.com